Contoh laporan tengah tahun SM-3T 2014


KRONOLOGIS
            Distrik poga merupakan suatu wilayah dari Kabupaten Lanny Jaya. Dengan akses jalan dengan ibukota kabupaten tiom harus memutar melewati kota Wamena. Sehingga, boleh dikatakan distrik Poga merupakan daerah sasaran terjauh untuk program SM-3T Kabupaten Lanny Jaya yang diisi oleh LPTK UNRI. Adapun sarjana SM-3T yang ditugaskan di Distrik Poga adalah Matang, Firman, Fahmi Yusuf (saya sendiri), Martina Eka Desvita, dan Novi Riani.
            Tim kami berangkat menuju Poga tanggal 21 September 2013. Kami ditugaskan mengajar di SD Inpres Poga, yang tahun depan sudah memiliki kelas Inti (unggulan). Hasil rapat tim ketika tiba di lokasi, saya mendapat tugas untuk mengajar di kelas 1. Tanggal 23 September 2013, SD Inpres Poga resmi kembali aktif setelah 3 bulan tidak ada aktivitas belajar. Sampai dengan tanggal 19 Oktober 2013 saya mengajar di kelas 1 SD. Kemudian terjadi perubahan rencana karena kami mendapat tambahan guru honorer baru 1 orang. Ditambah lagi jumlah kelas 2 yang terus membludak sehingga harus di pecah menjadi 2 kelas yaitu 2A dan 2B.
            Akhirnya saya mendapat tugas untuk mengajar di kelas 2A dan harus rela meninggalkan kelas 1 yang hampir 1 bulan saya bina. Keadaan kelas 1 sebelum saya tinggalkan jumlah siswanya sudah mencapai 25 orang dengan hasil 4 orang anak sudah lancar alphabet baik itu berurut ataupun diacak (Jessica, Pedis, Makiles, Ternus).
Tanggal 21 Oktober 2013 saya resmi mengajar di kelas 2A SD Inpres Poga. Hari pertama saya mengajar itu jumlah siswa yang datang mencapai 50% yaitu 13 orang. Seminggu pertama saya gunakan untuk mengobservasi dan orientasi kelas. Mengenal anak satu persatu, memperkenalkan diri saya, dan memperkenalkan tentang peraturan-peraturan yang ada di kelas, serta melihat kemampuan dasar dari anak. Sedangkan 13 orang anak yang lain mulai bersekolah satu persatu sampai berakhirnya minggu pertama.
Dari hasil observasi didapat kesimpulan bahwa, walaupun sudah 1 bulan anak-anak belajar di kelas 2 (sebelum saya megajar), ternyata hampir semua anak tidak hafal huruf dengan benar. Sehingga sangat menyulitkan untuk mengajarkan membaca kepada anak. Hambatan-hambatan dari anak yang saya temukan antara lain:
1.    Anak sudah lama tidak sekolah, sehingga mereka seperti harus mengulang dari dasar lagi untuk belajar membaca
2.    Anak sering tidak masuk sekolah dengan alasan yang jelas sehingga persentase kehadiran di kelas sangat rendah
3.    Tidak adanya pengulangan belajar di rumah, walaupun sudah diberi tugas belajar ataupun evaluasi
Solusi yang saya gunakan untuk mengatasi masalah di atas adalah dengan mengajarkan kembali huruf alphabet (26 huruf) satu persatu dengan pendekatan kontekstual berupa membandingkan bentuk huruf dengan benda-benda yang ada di sekitar tempat tinggal. Metode ini saya gunakan pada minggu kedua saya mengajar. Hasilnya dari 26 orang siswa kelas 2A, ada 16 orang anak yang sudah bisa alphabet dengan baik dan benar baik itu secara berurut ataupun acak. Sementara 10 orang lagi belum bisa dengan alasan karena ada yang memang daya ingat dan tangkapnya yang lemah dan ada yang memang sudah jarang masuk sekolah sehingga cukup merepotkan.
Oleh karena itu kelompok kami berusaha untuk membuat terobosan-terobosan baru dalam mengatasi masalah baca yang ada pada anak. Adapun solusi yang ditawarkan adalah guru cilik, hari baca, kelas keroyok, cinta pustaka, kelas intensif, dan kelas homogen. Diharapkan dengan adanya 6 inovasi pembelajaran ini dapat memecah akar dari permasalahan membaca anak di SD Inpres poga.
Untuk hari baca, guru cilik, dan cinta pustaka, kelas 2A ikut berpartisipasi pada hari sabtu minggu kedua saya mengampu di kelas. Hari baca diadakan setiap hari sabtu, dimana mekanismenya dimulai dengan senam pagi. Kemudian diadakan tes seleksi untuk calon guru cilik dari setiap kelas. Adapun siswa 2A yang lolos seleksi dan tergabung dalam guru cilik adalah Kolaringka, Nalince, dan Novi. Tapi, mereka bertiga tetap memiliki kelemahan dengan huruf-huruf seperti “b,d,p,q” dan “c,s,t”. Kemudian dilanjutkan dengan hari baca, dimana anak-anak dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu kelompok huruf, kelompok vokal, kelompok mengeja, dan kelompok mengeja lancar.
Semua anak kelas 2A saya posisikan dalam kelompok huruf dengan harapan kemampuan mengingat huruf mereka semakin terasah. Mengingat hampir di atas 90% anak kelas 2A tidak mengenal huruf dengan baik. Di kelas saya melanjutkan dengan membuat anak berkelompok dengan tiap kelompok ada anak yang dianggap lumayan dari pada teman satu kelasnya.
Hasil dari hari baca, saya lanjutkan dengan terus mengenalkan huruf secara berulang dengan frekuensi lebih. Mengingat seumuran mereka memang harus sabar dalam mengajarkan. Pada minggu ketiga saya sudah selesai merampungkan bahan ajar membaca yang saya susun dengan menyadur dari beberapa buku. Dan rencananya pada minggu ketiga akan mulai saya terapkan. Tapi, hambatan terjadi pada minggu ketiga. Karena di lingkungan sekolah saya ada “duka” sehingga anak-anak banyak yang tidak sekolah selama seminggu lebih. Dan jumlah kuantitas anak yang masuk di kelas 2A menurun drastis hingga rata-rata 30-40%.
Dengan jumlah anak yang sedikit saya tetap mencoba menerapkan media ajar saya dan dibantu dengan inovasi pembelajaran berupa kelas intensif dan cinta pustaka. Adapun siswa yang saya kirimkan adalah Mera, Novi, dan Nuntera. Mereka bertiga secara bergantian saya kirim ke kelas intensif agar terjadi percepatan pada mereka. Minggu ketiga berakhir dengan beberapa anak mencapai terget yang saya harapkan. Yaitu lancar vokal dengan baik dan bisa membaca kata 2 suku sederhana seperti “papa, mama, dll”.
Pada minggu kelima saya melanjutkan pembelajaran membaca dengan menggunakan bahan ajar yang saya susun. Jumlah siswa yang hadir tetap merosot karena ada anak yang kurang motivasi dari orangtuanya sehingga anak tidak ada merasa bersalah tidak bersekolah. Bahkan beberapa anak sempat saya jemput ke rumahnya seperti Amas Kogoya dan Alia Kogoya yang rumahnya dekat dengan sekolah, namun mereka tidak kelihatan. Bahkan selama 2 minggu ini les sore hari terhenti karena tidak ada satupun anak kelas 2A yang datang ke sekolah. Minggu kelima ini saya menggunakan metode kelas keroyok dengan meminta bantuan 4 orang anak dari kelas 6 untuk membantu mengajarkan huruf di kelas 2A.
Hasil dari minggu kelima saya mendapatkan dua anak yang sudah bisa mengeja dengan baik tapi lambat sekali. Saya menganggap ini normal, mengingat mereka baru sedang pandai membaca. Dan rencananya apabila mengeja mereka berdua sudah mantap dan terbiasa akan saya ajarkan membaca lancar. Sempat terpikir di minggu kelima untuk mengajarkan berhitung, saya masih ragu mengingat waktu yang padat dan hasil dari target baca yang mulai terasa walaupun lambat.
Pada minggu keenam kami mengadakan “Kelas Homogen” untuk mempercepat kemampuan baca anak. Dimana tingkatan kelas homogen terdiri dari 6 tingkatan yaitu: 1) Kelas huruf dan Vokal yang diampu oleh Matang, 2) Kelas 3 Huruf yang diampu oleh Firman, 3) Kelas 4 Huruf yang diampu oleh saya sendiri, 4) Kelas 5 Huruf yang diampu oleh Novi, 5) Kelas 6 Huruf yang diampu oleh Vita, 6) Kelas membaca lancar yang diampu oleh Bapak Matius Kogoya.
Untuk kelas 2A semuanya saya masukkan pada tingkat 1 kecuali Mera (Tingkat 5), Novi (Tingkat 4), Nuntera dan Perida (Tingkat 2). Karena mengingat huruf dan vokal anak kelas 2A harus saya mantapkan lagi. Hasil yang didapat selama seminggu memang terjadi peningkatan yang lumayan. Untuk Mera sudah naik ke tingkat 6, Novi tetap di tingkat 4 karena cuma datang pada hari pertama, Nuntera & Perida tetap di tingkat 2, serta Amas, Nalince, Amitera, Pelianus naik ke tingkat 2.
Pada minggu ketujuh saya kembali mengadakan evaluasi untuk melihat kemampuan anak kelas 2A. Kebetulan pada minggu keenam saya mendapatkan jatah untuk mengajar kelas Intensif selama seminggu penuh. Dan saya pun menggunakan instrumen evaluasi dan didapatkan data terakhir perkembangan kemampuan anak saya (26 Orang) yakni:

1.    Tingkatan alphabet acak kecil           : 18 frekuensi
2.    Vokal alphabet                                      : 15 frekuensi
3.    Vokal 2 suku                                         : 8 frekuensi
4.    Kata 2 suku                                           : 12 frekuensi
5.    Kata 3 huruf                                          : 9 frekuensi
6.    Kata 3 suku                                           : 7 frekuensi
7.    Kata tutup                                              : 6 frekuensi
8.    Kata AI & AU                                         : 6 frekuensi
9.    Kata NG                                                 : 6 frekuensi
10. Kata NY                                                  : 6 frekuensi
11. Kata Pilihan                                          : 1 frekuensi
12. Kata Sulit                                               : 1 frekuensi
13. Kata Tambahan                                                : 1 frekuensi
14. Membaca Lancar                                  : 1 frekuensi

Pada minggu ketujuh ini saya mengajar seperti biasa di kelas 2A mulai dari jam 08.00 WIT sampai dengan jam 10.00 WIT. Kemudian mulai dari jam 10.30 WIT sampai dengan pukul 12.30 WIT saya mengajar di kelas intensif dengan membawa beberapa orang anak di kelas saya untuk diajarkan juga di kelas intensif. Namun minggu ketujuh ini waktu efektif hanya 2 hari yaitu hari senin dan hari jum’at. Karena kami guru SM-3T poga harus turun ke Wamena sesuai dengan instruksi SEKDA.
Minggu ke delapan merupakan minggu terakhir di tahun 2013 dengan waktu efektif 4 hari (senin-kamis). Kelompok kami sepakat untuk mengadakan kelas pagi-sore. Dimana anak-anak disuruh bawah ubi dari rumah dan tidak pulang ke rumah setelah jam belajar pagi berakhir, dan dilanjutkan dengan belajar siang. Sementara kelas intensif tetap dilaksanakan.
Hari pertama minggu ke delapan terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Karena sampai dengan sekarang sudah ada 11 anak yang masuk kategori pandai membaca. Yang paling menonjol perkembangan membacanya adalah amas kogoya. Mera yikwa yang diajarkan matematika, sudah mampu “penjumlahan 100” sehingga dengan waktu efektif 28 hari sudah terlihat hasil yang menggembirakan. Sementara Rumince yang baru masuk di minggu ke delapan setelah 16 hari tidak masuk sekolah, harus bersusah payah untuk bisa menghafal huruf alphabet dengan baik. Total anak yang hadir jam pagi dan sore adalah 13 orang.
Pada hari kedua minggu ke delapan, jumlah anak yang hadir mengalami peningkatan yaitu sebanyak 15 orang. Turut hadir Novi kogoya yang telah absen mulai dari tanggal 19 November 2013 dengan alasan kakak yang di Tolikara sakit. Novi sebenarnya sudah hampir bisa baca seperti mera. Tapi karena tidak masuk-masuk sehingga mengalami hambatan. Pada hari kedua saya melanjutkan mengajar membaca dengan metode modul dengan bantuan guru cilik saya Mera yikwa. Hasilnya bertambah lagi 1 orang siswa yang pandai membaca yaitu Kolaringka yikwa yang sejak tanggal 15 November 2013 tidak masuk-masuk sekolah. Jadi, total siswa kelas 2A yang pandai membaca adalah 12 orang dengan menggunakan kelas pagi-sore.
Pada hari ketiga minggu ke delapan, saya mencoba melakukan penitipan kelas, anak yang sudah bisa baca saya titipkan di kelas 3 dan kelas 6. Sedangkan 5 orang tetap tinggal di kelas yaitu Epitol, Jondera, Pelina, Rumince, dan Wendira. Mereka berlima saya ajarkan secara intensif mulai dari huruf acak kembali. Hasilnya kelima anak ini mampu menguasai huruf dengan baik, dan empat diantaranya yaitu Epitol, Jondera, Pelina, dan Rumince sudah mampu menguasai vokal “Ba Bi Bu Be BO” dengan baik. Untuk kelas siang, mereka berlima saya suruh pulang. Dan anak yang di kelas titipan kembali ke kelas untuk saya ajarkan kembali. Sedangkan Mera Yikwa, yang sudah membaca lancar (tanpa mengeja), saya titipkan di kelas 3. Hasil yang di dapat dari kelas siang adalah nuntera, perida, nalince, amas sudah semakin bisa membaca kata-kata yang sulit seperti “gubernur, ibunda, ayahanda, dll”.
Pada hari keempat (terakhir) minggu ke delapan, saya mencoba mengajarkan matematika sampai dengan siang. Jadi untuk belajar membaca, sampai dengan evaluasi desember saya cukupkan pada hari ketiga minggu ke delapan kemarin.
Jadi dapat disimpulkan selama saya mengajar di kelas 2A dengan total jam belajar efektif itu adalah 30 Hari. Dengan jumlah siswa di absen kelas sebanyak 26 orang. Yang terdata aktif mengikuti proses pembelajaran serta evaluasi-evaluasi yang dilaksanakan adalah sebanyak 19 orang. Dari 19 orang ini kesemuanya sudah dapat mengenal huruf dengan baik dan benar. Sementara, dari 19 orang ini, yang pandai membaca sebanyak 12 orang. Dan tidak bisa membaca adalah 7 orang. Dengan persentase yang bisa membaca adalah 63% dan yang belum bisa membaca adalah 37%.
Untuk kemampuan menulis saya belum sempat melakukan penilaian secara akurat, karena secara keseluruhan anak sudah bisa menulis kalimat dengan mencontoh yang ada di buku. Sementara untuk mendikte, mereka belum bisa menulis dengan baik. Yang terkahir, kemampuan berhitung siswa kelas 2A belum selesai saya ajarkan, dikarenakan terfokusnya saya pada mengajarkan membaca dengan waktu efektif hanya 30 hari. Jadi, hanya Mera yikwa saja yang sempat saya berikan modul berhitung dengan tingkat ketercapaiannya 50%.
Daftar anak kelas 2A yang masuk dalam kategori pandai membaca dengan kelemahan-kelemahannya yaitu sebagai berikut:
NO
NAMA
KATEGORI
KEMAMPUAN
KELEMAHAN
1
Amas Kogoya
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
d.Bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
e. Bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
f. Bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
g.Bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
a. Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
b.Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
c. Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
d.Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
e. Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
f. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
g.Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
2
Amitera Yikwa
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
a. Belum bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
b.Belum bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
c. Belum bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
d.Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
e. Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
f. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
g.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
h. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
i.  Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
j.  Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
k. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi

3
Alia Kogoya
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
a. Belum bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
b.Belum bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
c. Belum bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
d.Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
e. Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
f. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
g.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
h. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
i.  Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
j.  Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
k. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
4
Kolaringka Yikwa
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
a. Belum bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
b.Belum bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
c. Belum bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
d.Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
e. Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
f. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
g.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
h. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
i.  Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
j.  Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
k. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
5
Mera Yikwa
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
d.Bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
e. Bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
f. Bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
g.Bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
h. Bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
i.  Bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
j.  Bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
k. Bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
l.  Bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
m. Bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
n.   Bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi


6
Nalince Yikwa
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
d.Bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
e. Bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
f. Bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)

a. Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
b.Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
c. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
d.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
e. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
f. Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
g.Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
h. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
7
Nuntera Yikwa
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
d.Bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
e. Bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
f. Bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)

a. Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
b.Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
c. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
d.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
e. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
f. Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
g.Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
h. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
8
Peling Kogoya
Bisa Baca
d. Menguasai huruf alphabet dengan baik
e. Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
f. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
l.  Belum bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
m.          Belum bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
n. Belum bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
o.Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
p.Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
q.Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
r.  Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
s. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
t.  Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
u. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
v. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
9
Perida Kogoya
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
d.Bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
e. Bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
f. Bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)

a. Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
b.Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
c. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
d.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
e. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
f. Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
g.Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
h. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
10
Semler Yikwa
Bisa Baca
g. Menguasai huruf alphabet dengan baik
h. Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
i.  Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
a.   Belum bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
b.Belum bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
c. Belum bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
d.Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
e. Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
f. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
g.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
h. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
i.  Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
j.  Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
k. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
12
Yernus Kogoya
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
a. Belum bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
b.Belum bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
c. Belum bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
d.Belum bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
e. Belum bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
f. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
g.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
h. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
i.  Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
j.  Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
k. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi
11
Novi Kogoya
Bisa Baca
a. Menguasai huruf alphabet dengan baik
b.Bisa “Ba,Bi,Bu,Be,BO” dll dengan baik dan lancar
c. Bisa membaca 2 suku kata sederhana (ex: mama,papa,babi,tete) yg menggabungkan 2 bunyi vokal
d.Bisa membaca 2 suku kata tingkat lanjut (ex: gali, kilo, lima, jika,dll)
e. Bisa membaca kata 3 huruf sederhana (ex: ubi, api, aki, dll)
f. Bisa membaca kata 3 suku sederhana (ex: kamera, orari, bahasa, bicara, dll)
g.Bisa membaca kata dengan huruf terakhir konsonan (ex: ahad, kebab, sebab, malam, basah, dll)
h. Bisa membaca kata gabungan 2 vokal (ex: tupai, amboi, goa, voa,dll)
a. Belum bisa membaca kata “ng” (ex: perang, malang, ngamen, ngaben, dll)
b.Belum bisa membaca kata “ny” (ex: nyanyi, nyulam, nyemen, dll)
c. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: gubernur, bupati, camat, dll)
d.Belum bisa membaca kata sulit (ex: Inovasi, andalusia, indonesia, advokasi, dll)
e. Belum bisa membaca kata pilihan (ex: sekda, pemkab, christiano ronaldo, dll) yang dianggap lebih sulit
f. Belum bisa membaca lancar tanpa mengeja lagi

           



LAMPIRAN

Dokumentasi Kegiatan












       Suasana kelas 1                                          Kelas 2A tampak dari luar
           











   Kelas 2A Tampak Dalam                                  Kelas 2A tampak depan












        Siswa Kelas 2A                                             Pengenalan Huruf

 










                      Tes Guru Cilik                                        Pemasangan pita guru cilik














    Guru cilik kelas 2A                                                   Hari Baca













          Kelas Homogen                                                 Kelas Intensif



























         Siswa kelas 2A (Pelianus, Perida, Pelina) dapat hadiah buku






TABEL PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KELAS 2A SDN INPRES POGA








NO
NAMA
KEMAMPUAN
KETERANGAN
% MEMBACA
% MENULIS
% BERHITUNG
% KEHADIRAN KELAS
% KEHADIRAN LES
HARI EFEKTIF
1
Amas Kogoya
79
0
14
34
33
30
2
Amitera Yikwa
29
0
14
48
43
30
3
Alpin Kogoya
0
0
0
28
10
30
4
Alia Kogoya
43
0
14
38
47
30
5
Epitol Yikwa
14
0
14
31
3
30
6
Firman Kogoya
0
0
0
31
13
30
7
Jondera Yikwa
14
0
14
66
10
30
8
Kolaringka Yikwa
29
0
14
38
10
30
9
Mansor Yikwa
0
0
0
31
13
30
10
Mera Yikwa
100
0
50
69
23
30
11
MuteYikwa
0
0
0
21
13
30
12
Nalince Yikwa
79
0
14
69
20
30
13
Nuntera Yikwa
79
0
14
66
43
30
14
Pedite Kogoya
0
0
0
55
20
30
15
Peling Kogoya
21
0
14
31
20
30
16
Pera Kogoya
14
0
14
34
10
30
17
Perida Kogoya
79
0
14
72
27
30
18
Rumince Yikwa
14
0
14
45
17
30
19
Semler Yikwa
36
0
14
59
7
30
20
Wendira Yikwa
7
0
14
41
13
30
21
Yemince Yikwa
0
0
0
41
17
30
22
Yernus Kogoya
36
0
14
48
3
30
23
Yuspinus Yikwa
0
0
0
0
0
30
24
Pelina Yikwa
14
0
14
66
13
30
25
Pelianus Yikwa
14
0
14
72
10
30
26
Novi Kogoya
71
0
14
41
7
30













Mengetahui:







Poga,  12 Desember 2013


Wali Kelas



Kepala Sekolah



































Fahmi Yusuf, S.Pd



Matius Kogoya



NIP:



NIP: 19710120 199910 1 002












































































































































































































































































































































































































































































































BERIKAN KOMENTAR

Nama

Budaya,1,Event,1,Fisikawan,14,Inovasi,1,Keseharian,2,Kilas Balik,3,Publikasi,2,
ltr
item
Guru Muda Fisika: Contoh laporan tengah tahun SM-3T 2014
Contoh laporan tengah tahun SM-3T 2014
Guru Muda Fisika
http://www.gurumudafisika.com/2015/04/contoh-laporan-tengah-tahun-sm-3t-2014.html
http://www.gurumudafisika.com/
http://www.gurumudafisika.com/
http://www.gurumudafisika.com/2015/04/contoh-laporan-tengah-tahun-sm-3t-2014.html
true
5039093484993038569
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy